jump to navigation

CWB (Central Wheel Brake) : Pemikiran Handal Yang Nggak Jelas… 24 November 2011

Posted by ya2kzzz in News.
Tags: , , , , , ,
trackback

Mungkin ini teknologi lama yang bisa diterapka pada kendaraan roda dua, tapi kedepannya selama ini kok ane nggak nemuin yang mengaplikasikannya ya..apa ane yang kurang gaul memperhatikan??atau juga apa ane yang kurang luas pengetahuannya??atau memang teknologi ini nggak dilirik pabrikan??ya yang ane maksud adalah CWB ( Central Wheel Break ). Coba bro lihat gambar diatas, Kaliper cakram yang biasanya nangkring di suspensi depan, jadi pindah ke dalam velg.

Cakram Konvensional

Penempatan kaliper cakram konvensional yaitu pada suspensi, kan mengakibatkan tumpuan gaya pada saat pengereman, ada pada poros roda yang kemudian diteruskan ke ban oleh jari2 velg itu sendiri. Nah dengan pemakaian CWB gaya pengereman langsung menuju ban tanpa melalui poros dan jari2 roda, otomatis pengereman kan lebih mantaff..atau istilah lainnya lebih pakem..apa nggak takut selip??kalau sekarang bicara selip apa enggak tergantung, penambahan fitur ABS dan traction control tentu jauh dari kata selip..tinggal lihat yang pakai saja..

Central Wheel Brake

Menurut ane teknologi handal yang nggak jelas kemana,,lha wong nggak ada yang pakai..tentunya pabrikan mempunyai alasan yang lebih masuk akal dari pada alasan ane..:mrgreen: ok semoga berguna..🙂 berikut video cara kerja dari CWB :

Komentar»

1. cafebiker - 24 November 2011

tambah ribet

Ya2kzzz - 24 November 2011

Tapi pakem..

2. mas wahyu - 24 November 2011

Ribet

Ya2kzzz - 24 November 2011

Tapi handal..

3. Andrey_Kusanagi - 24 November 2011

thx s0b atas 1nf0ny4

Ya2kzzz - 24 November 2011

Sama2 mas, terima kasih sudah mampir..🙂

4. Taufik - 24 November 2011

kayaknya repot kalo ganti disc brake😀

Ya2kzzz - 24 November 2011

iya ribet kang.. Tapi prisipnya sudah tokcer..😀

5. Hourex150L - 24 November 2011

sip.. Mungkin biaya teknologi ini kurang menjanjikan pabrikan Mas..

Ya2kzzz - 24 November 2011

iya kali mas..pemikiran yang bagus tp kemahalan di ongkos..🙂

6. Ari Semarangan - 24 November 2011

iso seett gag yo ?

Ya2kzzz - 24 November 2011

Set markeset..:mrgreen:

7. man - 24 November 2011

bagus itu, tidak ada momen puntir di sekitar poros velg dan bagian cakram yang berhubungan dengan velg.
penempatan cakram konvensional yang terdapat jarak dengan pusat sumbu velg bisa menyebabkan twist (apa ya bahasa indonesianya).


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: