jump to navigation

Perlunya Ketegasan Aparat Disaat Sulitnya Menumbuhkan Kesadaran Pengguna Jalan 16 Februari 2012

Posted by ya2kzzz in safety riding.
Tags: , , , , , , , ,
trackback

24122011209.jpg
Kita pasti sudah menyadari bahwa pengendara sepeda motor adalah yang paling rentan menjadi korban dalam setiap kecelakaan. Sebabnya adalah tentu saja pengendara motor tidak terlindungi oleh rangka pelindung dan juga faktor dari pengendara itu sendiri seperti keseimbangan, beban yang di angkut dan faktor lain seperti jalan berlubang, genangan air dll.
13022012346.jpg
Dalam acara semiloka kemarin di UNIBRAW malang salah satu pihak yang terkait adalah pihak kepolisian, dalam pemaparannya kepolisian memaparkan karena kerentanan dari pengendara motor seperti diatas, mengungkapkan data kecelakaan 2011 kemarin sebesar 72%. Nah kecelakaan yang menimpa pengendara roda dua Ini merupakan peringkat tertinggi dari seluruh kasus kecelakaan di indonesia. Begitu pula dengan data mengenai pelanggaran lalu lintas, juga menempati peringkat tertinggi sebanyak 60% dari keseluruhan kasus pelanggaran lalu lintas. Seperti over speeding, muatan berlebih, pelanggaran marka, tidak mengenakan helm, tidak menggunakan alat keselamatan seperti spion, bahkan penggunaan ban yang tidak sesuai ukuran.
img_0096.jpg
Berkaca dari sini tentunya kepolisian pun harus bertindak tegas kepada pelanggar lalin dijalan. Dimana setiap pelanggaran sekecil apapun harus ditindak agar memberi efek jera kepada pelanggar. Karena pelanggaran sekecil apapun sangat beresiko menimbulkan kecelakaan karena bisa berdampak ke pengguna jalanan lain.

Saya mengibaratkan memasuki jalan umum seperti kita menyusun kartu, satu tumbang bisa berimbas ke kartu lain yang juga ikut tumbang. Nah bila kita kita cermati, karena sekecil apapun pelanggaran beresiko menimbulkan kecelakaan maka imbasnya nantinya kepada pengendara lain yang mungkin tidak tahu apa2 dan sudah patuh kepada lalin. Sangat disayangkan kan??
img_0098.jpg
Bila diruntut lebih jauh lagi, sudah memadaikan standar pengurusan SIM??sehingga orang orang yang belum layak turun dijalan sudah bebas berkeliaran dijalanan. Menurut saya tolak ukur yang digunakan tidak hanya pada test tulis dan test praktek saja. Namun perlu ditambah dengan test psikologi juga. Sehingga bisa disaring orang orang dengan potensial melakukan pelanggaran.

Kesadaran dari pihak berwenang sangat diperlukan dalam penegakan peraturan lalu lintas. Kita tahu lah sudah rahasia umum kalau ada aparat yang membiarkan saja pelanggaran dan juga melakukan “sidang” ditempat yang seharusnya tidak dilakukan.

Dan bukan rahasia lagi kalau pengguna jalan lebih takut kepada aparat dari pada peraturan lalu lintas. Nah dengan ketegasan dari aparat ini diharapkan agar pelanggar ini setidaknya dibiasakan menaati peraturan, dimana masih sulitnya menumbuhkan pentingnya kesadaran berlalu lintas yang baik.

Ok itulah sekelumit dari saya, semoga berguna…

Keep safety dijalan bro…!!!

Posted by Wordmobi

Komentar»

1. Novian Agung - 16 Februari 2012

Iya nih polisi harus lebih tegas, tidak usah ragu-ragu ‘menggusur’ pengendara yg melanggar, seperti boncenger tidak berhelm, motor yang kelengkapannya kurang, knalpot tidak standard, dll.

ya2kzzz - 16 Februari 2012

iya bro..semoga kedepannya bs lebih baik..

2. andhi_125 - 16 Februari 2012
ya2kzzz - 16 Februari 2012

terlalu mudah mendapatkan SIM..

3. javabiker - 16 Februari 2012
ya2kzzz - 16 Februari 2012

mantafff dengan begitu semoga tercipta jalanan yang aman dan nyaman..

4. setia1heri - 16 Februari 2012

foto paling atas kayaknya kenal deh…..wkwkwkkwk
bukan sedang blocking lho…😛

jumlah aparat kadang tidak sebanding dengan jumlah pelanggaran kwan

http://setia1heri.wordpress.com/2012/02/16/kritikan-komen…blog-itu-perlu/

ya2kzzz - 16 Februari 2012

wkwkwk…wktu mau berangkat ke malang..

Masukkan yang bagus bro heri…semoga didengar..

5. Hourex150L - 16 Februari 2012

klo yang saya tahu bukan “Pengurusan” SIM melainkan “MEMBELI” SIM Cak…😀

PISS..

ya2kzzz - 17 Februari 2012

wkwkwkwk…maksudnya jg gitu..:mrgreen:

6. enth - 17 Februari 2012

gimana bisa tertib, di Jepara SIM bisa dibeli, murah cuma 300 ribu, nggak perlu isi formulir (yang ngisi makelarnya), nggak perlu ujian. tinggal datang buat foto dan cap jari. bahkan guyonannya, “andai kepala dan jari bisa dilepas, kita nggak perlu datang ke kantor polisi buat beli sim, titipin saja kepala sama jari ke makelarnya buat difoto”

vixy182 - 17 Februari 2012

benar bro..ane wktu buat sim mobil di bilangin kalo pake tes habis 100rb sm tes keshatan.kalo ga pake tes 175rb..wkwk..pilih yg pke tes aja lumayan 75rb buat beli minyk gan:mrgreen:

ya2kzzz - 17 Februari 2012

ada asap ada api, ada yang butuh, ada yg jual jasa..🙂

7. andikakusumaharyanto - 17 Februari 2012
ya2kzzz - 17 Februari 2012

kewajiban bro..sip..

8. Gianluigi mario - 17 Februari 2012
ya2kzzz - 17 Februari 2012

sip..dukungan dr berbagai pihak..

9. gogo - 17 Februari 2012

bener.. tegakan aturan dan perketat sim.. tp aparatny jg harus bener

ya2kzzz - 17 Februari 2012

dr aparat dan pengendara harus saling mendukung,,

10. warungbaksosabar - 19 Februari 2012

aparat memang hrs lebih ketat.. tp kalo dirunut lg,, orang tua jg berperan dalam mendidik safety riding ke anak.. kadang yg bikin rusak jg perilaku orang tua anak alay.. ibarat peribahasa,, “guru kencing berdiri, murid kencing berlari”.. ortu g pake helm,, anaknya jadi alay.. cmiiw:mrgreen:

http://warungbaksosabar.wordpress.com/2012/02/18/moto-legend-kawasaki-zxr-750/

ya2kzzz - 19 Februari 2012

Terima kasih tambahannya juragan bakso,,🙂 pengenalan safety berawal dari rumah..

11. Dr.Feelgood - 19 Februari 2012

dimulai dari yg atas dengan memberikan contoh yg baik, Insya Alloh lini dibawahnya pun akan mengikuti dengan baik pula. mudah2an hal itu bsa terwujud dimasa yg akan datang.

ya2kzzz - 19 Februari 2012

Amin bro..semoga indonesia lebih baik..

12. philippine airlines resorts world - 9 Juli 2013

Its not my first time to visit this web site, i am visiting this web
page dailly and get pleasant information from here every
day.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: