jump to navigation

Antara Klaim ATPM vs Bloger Keiritan BBM Suzuki Nex, Mana yang Benar??? 26 Februari 2012

Posted by ya2kzzz in ATPM, motor.
Tags: , , , , , , ,
trackback

test-ride-suzuki-nex.jpg
Keberadaan bloger nampaknya semakin kesini semakin menunjukkan eksistensinya. Terutama yang saya tahu bloger otomotif. Salah satu bentuk eksistensinya bisa dilihat dari bentuk test ride yang diadakan oleh ATPM besar yang melibatkan bloger dalam menilai produknya. Mulai dari test harian sampai touring jarak jauh yang menguji seberapa tangguh produk itu layak untuk dikonsumsi. Beragam tanggapan atau pengalaman bisa kita lihat terhadap produk tersebut. Mulai dari kecepatan, akselerasi, kenyamanan dan seberapa irit kendaraan tersebut.
detail_suzuki_nex00.jpg
Yang menarik adalah melihat beberapa tulisan yang saya baca yaitu pengujian jagoan terbaru dari suzuki nex, Dimana pengujian pemakaian BBM kok berbeda jauh sekali. Dimana dengan pengujian ecoriding TMCblog, riding dengan kecepatan 60kpj yang pemakaian BBMnya mampu menebus 80km/liter..😯 tak jauh dari dari klaim pabrikan saat pengujian di sentul yang mendapat rekor MURI yaitu 79,6km/liter. Pemecahan rekor lagi neh??apa nggak dicatatkan dulu ke MURI lagi??nah padahal diartikel lain dari Cak Tri yang saya baca suzuki nex hanya mampu menembus angka 53,1km/liter dengan kecepatan yang kurang lebih sama yaitu 60-70kpj. Beda antara keduanya ekitar 26,9km..❓❓ ya walaupun ditest ini menggunakan bahan bakar yang berbeda, gaya riding yang berbeda dan postur tubuh yang berbeda pula. Tapi apa sejauh itu perbedaan per liter dari jarak tempuhnya??

Terus terang sebagai pembaca saya bingung klaim mana yang benar??ya terus terang saja saya kurang percaya dengan klaim pabrikan yang diadakan disentul . Apalagi test tersebut dilakukan diam-diam tanpa gembar gembor dan tahu-tahu beritanya nongol di koran. Tentunya ATPM kan menjual suatu produk, maklum sekali pengujian tentu diambil yang paling irit kan? dengan tujuan promosi. Produk yang irit tentu lebih dilirik oleh konsumen. Ya jangan sampailah konsumen dikecewakan karena tidak sesuai dengan klaim dari ATPM maupun bloger. Apalagi dari pendapat bloger yang “biasanya” lebih dipercaya dari pada ATPM yang memang niatnya jualan. Sebagai bloger mengungkapkan pendapat atau klaim suatu produk tentunya pun harus bebas dari kepentingan manapun. Masak niat jualan??enggak kan??

Ok itulah sekelumit dari saya semoga berguna..

Keep safety dijalan bro…!!!

Pict 1 : suzukidpm.wordpress.com
Pict 2 : TMCblog.com

Posted by Wordmobi

Komentar»

1. HRM® Corp - 26 Februari 2012

mantappppzzzz

ya2kzzz - 26 Februari 2012

Apane??

2. Polenk Merkesenk - 26 Februari 2012

Ke 2

3. Polenk Merkesenk - 26 Februari 2012

Mungkin rute yg dilewati berbeda x om.

ya2kzzz - 26 Februari 2012

Yup pastinya beda,,

4. RIDER ROBOT OMPONG Kalau ada yang MUDAH kenapa pilih yang SUSAH - 26 Februari 2012

sing bener mbah dukun..

ya2kzzz - 26 Februari 2012

Nggawe menyan ga?:mrgreen:

5. Dr.Feelgood - 26 Februari 2012

beberapa faktor sangat mempengaruhi tingkat efisiensi penggunaan bbm pada sebuah kendaraan (dalam konteks ini, sepeda motor matic). mulai dari bobot kendaraan, teknologi mesinnya, rute yg dilalui (tanjakan, turunan, jalan mulus-rusak, macet, bobot pengendara, dan tentu saja faktor yg tak kalah penting juga yaitu gaya riding setiap orang pasti berbeda satu sama lain.dan hal itu semua, menjadi sebuah tolak ukur yg cukup mutlak pada penggunaan bbm sepeda motor. bukan begitu masbro:mrgreen:

HRM® Corp - 26 Februari 2012

ya walaupun ditest ini menggunakan bahan bakar yang berbeda, gaya riding yang berbeda dan postur tubuh yang berbeda pula. Tapi apa sejauh itu perbedaan per liter dari jarak tempuhnya??
================================================================
tuh kan sudah ditulis mas bro, masalahnya disini tak semua pembaca sekritis sampeyan, banyak diluar sana pembaca yang menelan mentah-mentah, sehingga tercipta opini yang ngawur…

ya2kzzz - 26 Februari 2012

Terima kasih tambahannya bro..🙂

Dr.Feelgood - 26 Februari 2012

heheh,ya klo melihat dari kacamata pengalaman saya sendiri ini mah ya, bisa jadi, dan sangat mungkin pula penggunaan bbm bisa sangat irit dari yg dibayangkan tetapi dengan melihat faktor2 yg telah saya sebutkan diatas. motor saya pun hanya dipake jalan2 keliling kampung doang yg banyak poldur, otomatisjugapenggunaanpersnelingpunmayoritasgigi2kadang2gigi3,shingga rpm mesin tinggi yg menyebabkan sedotan bbm ke mesin makin besar pula blum sampe 40km sudah habis lagi 1liter,tetapiberbedahasilnyajikasayalagiberangkatngantor,yg jalannya mulus dan cukup lenggang,dan hasilnya lebih dari45km/lter.

Dr.Feelgood - 26 Februari 2012

hehe, thanks masbro HRM😀 kadang2 saya juga sebenarnya merasa jengkel dan kesal kpada orang2 yg berkomentarnya kurang berbobot dan tdk mau tahu realitas yg terjadi, kecuali komentar bercanda itu beda lagi.

ya2kzzz - 26 Februari 2012

Yup sudah saya tulis diatas, tp tidak selengkap ini..:mrgreen:

Dr.Feelgood - 26 Februari 2012

sudah cukup lengkap masbro tulisan nya ko,saya kan cuman kasih komentar saja, sebagai pengunjung hehe.nice mabro,artikel pencerdasan otomotif sip oke pisan heheh😀

6. ridermatic - 26 Februari 2012

Aha

7. Dr.Feelgood - 26 Februari 2012

sori masbro ya2kzzz, komentar ane tulisann nya bersambung,soalnya lagi di warnet neh,keyboarnya rusak euy,s ialan. mklum modem dirumah lg gk ada pulsanya xixixix…..:mrgreen:

Aa Ikhwan - 26 Februari 2012

modem apa simcardnya yg ga da pulsa :p

Dr.Feelgood - 26 Februari 2012

modem aha my tv kang Aa Ikhwan.

ya2kzzz - 26 Februari 2012

ok masbro..🙂

Dr.Feelgood - 26 Februari 2012

hehe,mksihmasbro,jgn marahya:mrgreen:

ya2kzzz - 26 Februari 2012

wkwkwkwk…kyak sinetron saja bro…:mrgreen: pizzz….:mrgreen:

8. Aa Ikhwan - 26 Februari 2012

di test ulang kembali dengan blogger yg sama dan bbm yg disilang, jd bbm yg digunakan tmc blog sebelumya digunakan oleh mas 3 dan begitu jg sebaliknya. sepertinya jenis bbm memang menntukan juga. mungkin bisa dicoba🙂

ya2kzzz - 26 Februari 2012

Nice opinion semoga didengar..🙂

9. vixy182 - 26 Februari 2012

mungkin jln yg di lewati cak tri padat dan banyak tanjakan … Tapi kalo bedax smpe segitu jauh juga ya…, apa kurang pas setingan karbux xixix🙂

ya2kzzz - 26 Februari 2012

Lha iya bro,,kok jauh banget perbedaannya..beda 1-2 km sih wajar..

10. ken39 - 27 Februari 2012

80km/l (kata tes bloger) : 79km/l (klem pabrikan), beda 1 lah…

gimana dengan 61.5km/l (katanya tes bloger) : 52km/l (klem pabirkan), selisih 9,5

koplak semua lagh😀

ya2kzzz - 27 Februari 2012

😆

Nobita - 27 Februari 2012

kasus nex 80 kmpl itu dengan cara econo-riding, buka gas sehalus mungkin dan maksimal 60 kpj. routenya pun klo gak salah dari bogor ke jakarta, itu routenya cenderung menurun, gak butuh bukaan grip gas banyak, lain halnya dengan hasil gus triatmono, gaya sehari-hari….
untuk mio j, 61,5 kmpl blogger, (triatmono)
63,xx oleh beberapa blogger dan awak media online dengan kecepatan beragam.
59 kmpl untuk route beragam, kecepatan beragam, cuaca beragam betot2 gas sampai mentok…
(kata salah satu blogger peserta ” pemerkosaan motor”, irit gak dipikirkan, yang penting betooot gas n ngebut)

klaim 52 kmpl mungkin angka antisipasi untuk cara berkendara alay ektrim, kaya para tester yamaha kalau lagi tes., alay sruntulan…

klaim pabrik 52 kmpl, tapi kita dapat 60 kmpl itu menyenangkan…
iklan 73 kmpl tapi kita cuma dapat 47 kmpl itu sangat mengecewakan…

so apa ada yang salah…??

ya2kzzz - 27 Februari 2012

Tidak semua orang narik gas sehalus mungkin kan bro,,yakin deh kebanyakan narik gas motor matic mesti betot gas..

Nobita - 27 Februari 2012

ya maka dari itu, hasil 80 kmpl dari tmc blog dengan cara econo riding dan hasil 51,3 kmpl dari blog rondo dengan gaya anak jalanan bisa jadi referensi buat konsumen, mau benar2 irit ya kudu econo riding, mau sruntulan ya konsekuensinya lebih boros.

dari test touring mio j etape 1 dan 2 juga bisa dilihat. etape 1 jalan cenderung lempeng dan gaya berkendara relatif stabil, gak sruntulan tapi juga gak econo, ada yang sampai 69,9 kmpl.
etape 2 dengan medan bervariasi, lurus, datar, berliku dan tanjakan, gaya berkendara sruntulan, kebut2an, betot2 gas dan betot2 akselerasi, hasilnya paling maksimal 63 kmpl,rata2 cuma 58 kmpl.
bandingkan dengan 61 kmpl hasil tes anak jalanan dari blog rondo, (mirip kan?) kemudian bandingkan dengan hasil 51,3 kmpl nex juga dengan tes ala anak jalanan.
saya yakin jika ada nex yang di tes bersamaan dengan mio j etape ke kemarin, hasilnya gak akan jauh dari hasil tes blog rondo.

scupu - 28 Februari 2012

setuju,bro….kalau dari bogor-jakarta..ya jalan banyak menurun,ya ostomastis kilometernya jd lebih banyak…..

Busa_tio - 29 Februari 2012

TMC ngisi fulltank di Bogor trus ke Jakarta balik ke Bogor tapi baru sampai Depok udah top up lagi, jadi 1 kali PP masih kurang, bisa dibilang 3/4 PP lah. Kalo ngomongin naik turun ya sama aja, kan udah bolak-balik, toh ngga ada yg ekstrim kayak tanjakan dan turunan kayak di puncak.

11. dara - 27 Februari 2012

Jalur bogor jakarta bukannya turunan yaa.. stop n go juga agak kurang dibanding sirkuit anak jalanan mas 3..
Bobot rider beda…
style juga beda… ada yg suka bejek2 gas..😀

ya2kzzz - 27 Februari 2012

tp apa sejauh itu perbedaan jaraknya? 26,9 kpl..🙂

12. dara - 27 Februari 2012

gimana dengan 61.5km/l (katanya tes bloger) : 52km/l (klem pabirkan), selisih 9,5

koplak semua lagh
masuk rata2 pengujian yg touring bareng tuh… ada yg nyampe 70 kpl ada yg cuman 49 kpl.. di kang taufik ada kan diliatin statistik nya… rata2.. 57 kpl.. lebih tinggi dari klaim pabrikan yg 52 kpl

13. AAA - 27 Februari 2012

Klaim Suzuki Nex terbukti…79,6 kpl kecepatan konstan… dibuktikan ama Kang Taufik dengan kec bervariasi metode Econoriding…tembus 80 kpl..
Akselerasi tercepat dibuktikan pake alat racelogic ama Mas 3

Klaim YIMM Mio J 70 kpl kec konstan.. dibuktikan ama beberapa peserta touring.. dengan kec bervariasi tembus 70 kpl ( salah satu tersangka Kang Taufik😀 )
Klaim YIMM Mio J 52 kpl untk kec bervariasi dibuktikan ama peserta touring kec variasi .. rata 63 kpl dan 57 kpl untuk speed touring cucuk2an..
Juga test jalanan mas 3 61,5 kpl….
Aksel pake racelogic KO ama Nex dibuktikan oleh mas 3 tapi meang lawan yg laen😀

Klaim Beat 73 Kpl ..???
Mungkin pake tips .. infus 250ml hasil dikali 4 dibawa kejalan raya ada yg berhasil..
lumayan nambah PWR. ga pake full tank..

Murah, irit , cepat… Nex..😀😀😀

ya2kzzz - 27 Februari 2012

bagaimana dengan suzuki nex TMC dan cak 3?yang satu 80 kpl dan yang satu 53,1 kpl??🙂

AAA - 27 Februari 2012

Klaim Suzuki nex kan kecepatan konstan .. malah terpecahkan ama Kang Taufik..
Beda rider, beda jalur beda cara berkendara.. Gampangnya gini..
Contoh mio J Etape pertama.. teririt 70 kpl.. rata2 63 kpl…
Etape kedua teritit 63 kpl .. rata2 57 kpl… dan terboros 49 kpl..
Sama kyk perbandingan yg punya warung… beda rider beda jalur beda gaya…
Ada yg 70 kpl… ada yg 49 kpl… Bisakah langsung dibanding keun… hehe…
selisihnya 20an juga kan….😉

ya2kzzz - 27 Februari 2012

Kalau membandingkan dgn mio j,,yamaha kasian donk..injeksinya kalah sama karbu..:mrgreen:

AAA - 27 Februari 2012

ada yg lebih kasian kalo liat kebelakang lagi..😀😀
Mudah2an teknologi injeksi suzuki bisa lebih irit.. 50%..:D
PGM FI klaim bisa irit 5 -17%.
YMJEt FI sampai 30%
Suzuki.. *)%…😀😀

14. Novian Agung - 27 Februari 2012

Sedikit lebih percaya pengujian oleh blogger (tentunya dari blogger yang independent :D)

ya2kzzz - 27 Februari 2012

harus independent,,masak ikut jualan..??🙂

trimomok piaraan yimm - 2 Maret 2012

Ach masak mas bro kagak tau ada blogger idealis yg jadi dealer freelance bantu jualan?

15. junedz - 27 Februari 2012

aq yakin nex carbu 50 km/liter…..tapi kalu udah injeksi…antara 80-100km.liter….:)

ya2kzzz - 27 Februari 2012

Lebih masuk akal 50an kpl..

junedz - 27 Februari 2012

masuk akal memang kalo 50km/liter…dan untuk kategori karbu udah prestasi bagus…mungkin perlu tes random dan diambil rata2 tengah..he..he….

16. The GSF 400 BANDIT - 27 Februari 2012

Rasah bingung le…..ambil saja hasil terkecil…saya rasa itu lebih fair, satu lagi cara berkendara antara eco riding dengan gaya anak jalanan berbeda mas bro, eco riding kecepatan rata rata konstan 40-60km/jam, tp klo gaya anak jalanan sudah pasti betot gas dalam dalam, stop and go langsung hajar gaaass puuooollll….jadi sudah pasti berbeda le hehehehe….dadi rasah dipirino, mengko nggarai streeess wehehehehe😀

ya2kzzz - 27 Februari 2012

Wkwkwkwk..😆

17. Nobita - 27 Februari 2012

berkendara di jalan yang cenderung banyak turunan apalagi cara ecoriding akan jauh lebih hemat daripada jalanan biasa, apalagi tanjakan, belum lagi cara berkendaranya ala anak jalanan.
kalau di turunan pengendara malah kebanyakan menutup grip gas tapi motor tetap bisa melaju.
dari bogor ke jakarta cara ecoriding dapat 80 kmpl…
coba routenya dibalik jakarta ke bogor gaya anak jalanan….
100% gak yakin akan lebih dari 60 kmpl. dapat 55 kmpl aja udah irit banget…….

ya2kzzz - 27 Februari 2012

Seharusnya bikin perbandingan dari jakarta-bogor yang jalannya naik..

18. boerhunt - 27 Februari 2012

cara berkendara sangat berpengaruh… beda dengan pake pindah gigi apalagi yg kopling, tarikan awal untuk matic besar banget konsumsinya..beda cara ngetes hasilnya juga beda..bukan salah ATPM, bukan salah blogger, tentunya ATPM/APM pun menonjolkannya hasil pengujian paling irit, bukan paling boros test-nya..hanya perlu pencerahan kepada masyarakat..disitu intinya..

nitip cak..
http://boerhunt.wordpress.com/2012/02/26/jika-melihat-faktor-2-cylinder-suzuki-inazuma-hmm-memang-masih-pantas-dibandrol-kepala-4/

ya2kzzz - 27 Februari 2012

sip cak bro,,tentunya bloger pun hrs independent tanpa di tunggangi ATPM..

Nobita - 27 Februari 2012

rute yang sama pun pasti ada selisih antara motor satu dengan yang lain. seperti hasil test speed touring mio j. hasilnya berbeda2, ada yang palingirit dan ada yang palin boros,
koq bisa..? berat badan rider serta cara buka dan membetot gas masing rider berbeda.

soal blogger, banyak komen2 miring tentang salah satu blogger dari beberapa fanboy gara2 hasil test mio j.
sekarang kita lihat hasil dari beberapa blogger serta media seperti tmc blog dan iwb yang melakukan test speed touring, hasilnya menunjukkan kemiripan dengan hasil dari blogger yang dikomentari miring tadi….
pertanyaannya apakan Haji pemilik tmc blog serta IWB dam media lainnya yang ikut di tunggangi ATPM..? saya gak yakin itu.

ya2kzzz - 27 Februari 2012

kalau masalah ditumpangi ATPM,,hanya bloger itu sendiri dan Tuhan yg tau..🙂

Aa Ikhwan - 27 Februari 2012

setuju ane aja gak paham mana blogger titipan, kriterianya aja apa gak ngerti ttp brusaha positif thinking aja n independent.

boerhunt - 27 Februari 2012

setujuuuu..

19. AAA - 27 Februari 2012

O iya… paling boros juga ditampilin tuuh… Manteplah informasi ga ditutup2in..😀
Etape 1

Etape 2
http://iwanbanaran.files.wordpress.com/2012/02/img_5157.jpg?w=460&h=340

etape 1
Paling boros. 51 kpl paling irit 70 kpl
etape 2
Paling boros 49 kpl paling irit 63 kpl

20. Gianluigi mario - 27 Februari 2012

sing bener? waduh pertanyaan angel men..
piye kalo diambil tengah ato rata2nya aja biar damai 🙂

http://learningfromlives.wordpress.com/2012/02/27/kalau-punya-2030jt-inilah-7-motor-favorit-di-pikiran-saya/

AAA - 27 Februari 2012

Rata2nya tetep dua etape tersebut diatas klaim pabrikan 52 kpl.. mestinya YIMM berani niru yamaha Thailand pake klaim 55kpl..

Gianluigi mario - 27 Februari 2012

wah iyo bener mas..

21. y4kutz4 - 27 Februari 2012

ga ada yg salah dalam tes nya… sy sendiri dah pake nex dan dapat 40-45km/L dengan pakai premium.. itu pun ga pakai lgsg sejauh 60km tapi dipakai harian aja.. kalo dipake jauh dan ga stop sy yakin lebih dari 60km/L dengan pakai premium bukan shell super atau pertamax dengan kecepatan konstan 50-60…

AAA - 27 Februari 2012

hmmm……………….tebak PWR nya brapa…..xixixixixixi ..😀
iritlah tuh metic 45 kpl.. Motor ane aja cuman 60 kpl tapi boros didompet shell super nya :))

22. enth - 27 Februari 2012

mungkin paling adil kalo ngetesnya distandar ganda, lalu biarkan mesin digas pol. siapa yang duluan ambrol itu yang menang:mrgreen:

23. ashley - 28 Februari 2012

gak usah bingung sich mas……ntar gak bisa tdur loh….beli aja sesuai selera….

24. REDEMPTION - 28 Februari 2012

yg paling benar.. beli tuh motor.. rasakan tuh sendiri.. apesnya.. ternyata ngibulin… :tepok jidat lg dah😀

25. ken39 - 28 Februari 2012

artikel kayak gini harus dibanyakin sebagai penyeimbang arus… gak peduli merk-nya, kalo dirasa janggal, ya counter ajah

tapi gw perhatiin kok ex-jatimotoblog, sekarang makin kritis yah ? manteb nih, jadi genk-kuda-hitam

ya2kzzz - 1 Maret 2012

terima kasih, semoga berguna bro..

26. setia1heri - 28 Februari 2012
27. The GSF 400 BANDIT - 28 Februari 2012
28. uungferi - 1 Maret 2012

yang benar adalah yang tidak salah,….

29. kang.oprek - 1 Maret 2012

namanya juga ATPM
bisa2 dibilang 1:120 L/Km ..
dasyatkan…tp yg sering bilang bgtu ya Yamaha
apalagi klo bukan Yamaha

30. Gatot kocoo - 1 Maret 2012

saya kira itu benar adanya
bukan mengada2 kok..
tp sangatlah disangkan jika ada yg bermain curang
seperti Yamoha..

31. soccerbit.com - 1 Maret 2012

Hanya Tuhan Yang Maha Esa yg tahu

Ini dia penantang Nike CTR 360:

http://soccerbit.com/2012/03/01/joma-numero-10-redblack/

32. trimomok piaraan yimm - 2 Maret 2012

Mantaffff……!!!!!

Two thumbs up for you mas bro yang berani nulis artikel ini.

Gw juga heran selisih test bbm antara warung trimomok dan tmc**** yang selisih 26,9 km untuk pemakaian satu liter bensin.

Soal motif dan cara berkendara untuk menghasilkan angka2 fantastis, gw ikut aja koment TS, hanya Tuhan dan sang blogger aja yang tau (may be atpm pun tahu)😀

ya2kzzz - 2 Maret 2012

terima kasih, semoga bermanfaat..

33. warungbaksosabar - 7 Maret 2012

ane setuju ama komentar kang Boerhunt.. cara berkendara paling berpengaruh..

34. Armor - 9 Juli 2012

saya rasa blogger kayak tmc & mas tri itu bukan blogger kemarin sore, itu sdh sgt terbukti eksistensinya, jd hrs dihargai opini2nya..

Yg ada skrg, kl ada pihak yg merasa kalah hrs lapang dada mengakui, jgn pake bilang blogger tdk independent,

barangkali ada pihak2 (mgkn atpm & fans2nya) yg menghembuskan isu blogger tdk independent krn tdk mau menerima kenyataan.

35. ade - 14 September 2012

mas bro.. koq isi beritanya ga enak di baca ..jadi bias gitu.. walah..walah..baca lagi dah..
di tmcblog di jelas kan eco riding.. sedang mas tri di geber abis..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: